Posted by: genetika21 | 3 January 2011

Disnak Eliminasi 124 Ekor Anjing Liar

Antara, 31 Desember 2010

Bengkulu, 31/12 (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu mengeleminasi sebanyak 124 ekor anjing liar di Kota Bengkulu untuk mencegah penyebaran penyakit rabies.
“Kami berhasil mengeliminasi sebanyak 124 ekor anjing liar di daerah ini yang menjadi sumber penyebaran penyakit rabies,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu Hauliantua Pohan, Jumat.
Ia mengatakan, rincian banyaknya anjing liar yang dieliminasi yakni Kecamatan Gading Cempaka 25 ekor, Ratu Agung 15 ekor, Sungai Serut 15 ekor, Muara Bangkahulu 15 ekor, Teluk Segara 12 ekor, Ratu Samban 15 ekor dan Selebar 27 ekor.
“Sebenarnya jumlah anjing liar yang berhasil dieliminasi lebih banyak tetapi kuota yang diberikan hanya sebanyak 124 ekor,” katanya. “Pada 2009 kami mengeliminasi sebanyak 200 ekor anjing liar namun kegiatan eliminasi untuk 2010 ini hanya dilakukan untuk sebanyak 124 ekor karena anggaran sangat terbatas,” katanya. Sebelumnya mereka sudah mengusulkan anggaran untuk program eliminasi pada 2010 terhadap anjing liar yang banyak berkeliaran di daerah ini tetapi ditolak DPRD Kota Bengkulu.

Hal itu menurut dia sangat disayangkan sebab anjing liar sangat berisiko tinggi untuk menularkan virus rabies kepada manusia. Ia menerangkan, populasi anjing di Kota Bengkulu mencapai 8.025 ekor. Dari angka tersebut sebanyak 30 persen di antaranya anjing liar dan berisiko menularkan penyakit rabies. Salah satu upaya Pemerintah Kota Bengkulu melakukan pemusnahan anjing liar yakni dengan cara mengeliminasi, katanya. Anjing liar yang akan dieliminasi merupakan anjing yang banyak berkeliaran di tengah malam seperti sekitar tempat sampah, pasar, terminal, rumah makan, dan pemukiman warga.
Untuk melaksanakan kegiatan eliminasi anjing liar tersebut akan dilibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan staf Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu sebanyak enam orang. Eliminasi dilakukan selama lima hari sekitar pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh dengan memberikan umpan daging yang ditambah racun “strechine” pada anjing liar.
(T.pso-213/C/I016/I016) 31-12-2010 20:56:35 NNNN

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: