Posted by: genetika21 | 28 December 2010

Banjarbaru Bebas Rabies Terwujud 2014

Antara, 27 Desember 2010

Banjarbaru, 27/12 (ANTARA) – Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan siap mewujudkan daerah itu bebas penyakit rabies mulai 2014 sesuai program yang ditetapkan secara nasional.
“Kami siap mewujudkan Kota Banjarbaru bebas penyakit rabies sekaligus mendukung program nasional bebas rabies pada 2014,” ujar Kepala Bidang Peternakan Distankanhut Banjarbaru, Rosita, Senin.
Menurut dia, pihaknya sudah mempersiapkan langkah guna mendukung program bebas rabies yakni pelaksanaan vaksinasi terhadap hewan yang berpotensi menjadi media penularan penyakit berbahaya tersebut. Disebutkan, vaksinasi diarahkan kepada hewan peliharaan milik masyarakat baik anjing, kucing maupun monyet sehingga potensi penularan bisa ditekan karena sudah diberi antibodi pencegah penularan penyakit.  “Jumlah hewan yang divaksin selalu meningkat setiap tahun dimana pada 2009 target vaksinasi sebanyak 100 ekor lalu meningkat menjadi 350 ekor pada 2010 dan meningkat hingga 600 ekor pada 2011,” ungkapnya.
Dikatakan, selain vaksinasi, pihaknya juga siap melaksanakan program pemusnahan atau eliminasi anjing liar yang memiliki potensi besar menularkan penyakit rabies melalui gigitan dan air liurnya.  Program eliminasi dilakukan menggunakan bakso daging yang ditebar di tempat-tempat sampah maupun tempat lain yang banyak didatangi anjing liar dan didalamnya diberi racun mematikan jenis Strichine.  Ia mengatakan, program eliminasi menggunakan bakso daging berisi racun cukup berhasil mengurangi jumlah populasi anjing liar sehingga program tersebut akan dilanjutkan pada 2011.
“Jumlah anjing liar yang dimusnahkan pada 2010 melampaui target yakni dari target 85 ekor tercapai 100 ekor anjing yang mati diracun dan pada 2011 ditargetkan mampu mematikan 100 ekor anjing liar,” ujar dia.  Ditambahkan, pihaknya mengharapkan dukungan dana dari pemerintah kota Banjarbaru sehingga program bebas rabies 2014 yang dicanangkan secara nasional dapat diwujudkan.  “Harapan kami, Pemkot menambah dana yang disiapkan untuk mendukung program bebas rabies sehingga sejumlah program yang disiapkan mampu mencapai target yang direncanakan,” kata dia.
Ditekankan, selain tambahan dana, pihaknya juga sangat mengharapkan ketersediaan fasilitas pendukung berupa kendaraan operasional baik roda dua maupun roda empat sehingga pencapaian target bisa maksimal.  “Saat ini, kendaraan operasional yang dimiliki hanya tiga sepeda motor dan jumlahnya masih kurang sementara kendaraan roda empat belum tersedia dan fasilitas pendukung itu dihrapkan bisa dimiliki,” katanya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: