Posted by: genetika21 | 21 December 2010

DKPP Minta Anjing Peliharaan Diikat Antisipasi Rabies

Antara, 20 Desember 2010

Mukomuko, Bengkulu, 20/12 (ANTARA) – Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta masyarakat mengikat anjing peliharaannya untuk mengantisipasi penularan penyakit rabies dari binatang itu ke manusia.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Mukomuko Muaz, Senin, mengatakan, permintaan itu sering disampaikan oleh instansi tersebut dibantu perangkat desa, kelurahan, dan kecamatan.
“Bahkan imbauan untuk mengikat anjing peliharaan juga disampaikan melalui masjid, mushalla di daerah ini,” ungkapnya. Menurut dia, dengan diikatnya anjing peliharaan bisa mengurangi angka gigitan anjing terhadap manusia, di samping mengantisipasi supaya manusia tidak tertular penyakit rabies yang diidap oleh binatang berkaki empat itu.

“Bahkan dalam peraturan daerah sendiri telah mengatur seluruh hewan berkaki empat tidak boleh bebas berkeliaran di tempat umum karena bisa menganggu ketertiban umum, namun kenyataannya masih banyak anjing yang dibiarkan bebas berkeliaran,” katanya. Menurut dia, seharusnya pemilik anjing mendukung program pemerintah memberantas anjing liar yang bebas berkeliaran, dengan cara menjaga anjing peliharaan supaya tidak lepas, sehingga dinas tahu mana anjing peliharaan dan anjing liar.

“Kalau sekarang ini dinas tidak tidak bisa menjamin bahwa anjing yang berkeliaran itu merupakan anjing liar, bisa saja itu merupakan anjing yang memiliki tuan, sehingga pada saat dilakukan eliminasi ternyata masyarakat marah karena anjingnya mati,” ujarnya. Menurut dia, meskipun setiap melakukan eliminasi dinas selalu menyampaikan kepada masyarakat supaya anjing tidak bebas berkeliaran, tetapi sebaiknya pada saat tidak dilakukan eliminasi masyarakat tidak membiarkan anjingnya lepas.

Sementara Ketua Umum Persatuan Olahraga Berburu Babi Ismail, mengatakan, pihaknya terus mengimbau seluruh anggota supaya tidak melepaskan anjing peliharaannya, untuk mengantisipasi gigitan terhadap manusia. “Setiap pertemuan dengan anggota kami selalu sampaikan, tetapi pelaksanaan di lapangan kami tidak tahu, yang pasti arahan untuk tidak melepaskan anjing sudah sering kami sampaikan,” ujarnya. (T.pso-149/C/Z002/Z002) 20-12-2010 23:20:28 NNNN


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: