Posted by: genetika21 | 17 December 2010

Distankanhut Eliminasi 73 Anjing Liar Cegah Rabies

Antara, 16 Desember 2010


Banjarbaru, 16/12 (ANTARA) – Dinas Pertanian Perikanan Dan Kehutanan Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan mengeliminasi atau memusnahkan 73 ekor anjing liar untuk mencegah penularan penyakit Rabies.
“Jumlah anjing liar yang berhasil dieliminasi melalui program pengendalian yang dilakukan dua tahap 73 ekor,” ujar kepala bidang peternakan distankanhut banjarbaru Rosita di Banjarbaru, Kamis.

Menurut dia, jumlah anjing liar yang berhasil dieliminasi dengan cara diracun itu melampaui target anjing liar yang dimusnahkan melalui program eliminasi 2010 sebanyak 65 ekor. “Target anjing liar yang dieliminasi sepanjang 2010 sebanyak 65 ekor dan hingga September sudah 73 ekor anjing sehingga target eleminasi terlampaui,” ungkapnya.
Dikatakan, program eliminasi dilakukan dua tahap pertama dilaksanakan April-Agustus dan dilanjutkan tahap kedua September- November.  Lebih lanjut, dikatakan, cara efektif yang dilakukan untuk menjalankan program eliminasi anjing liar melalui penebaran bakso daging berisi racun Strichine yang diletakkan disejumlah tempat sampah.
Tempat sampah sengaja dipilih karena anjing-anjing liar banyak datang dan berkumpul ditempat itu untuk mencari makanan sehingga memudahkan pemusnahan binatang pembawa penyakit Rabies itu.

“Sejauh ini penebaran bakso daging berisi racun ditempat-tempat sampah cukup efektif membunuh anjing liar yang berkeliaran sehingga cara itu akan terus dilakukan dalam program eliminasi,” ujarnya.  Ditekankan, guna mencegah terjadinya kesalahan yang mengakibatkan matinya ajing peliharaan pihaknya sudah menyampaikan pemberitahuan kepada warga pemilik anjing agar tidak melepas anjing peliharaan.

“Sebelum melaksanakan program eliminasi kami menyampaikan pemberitahun resmi lewat radio agar pemilik anjing mengandangkan hewan peliharaan sehingga tidak memakan bakso beracun yang ditebar,” kata dia.  Ditambahkan, populasi anjing liar di Kota Banjarbaru cukup canyak dan tersebar di wilayah yang banyak ditumbuhi pepohonan, semak dan hutan sehingga pemusnahan diarahkan ke kawasan tersebut.  Jumlah populasi anjing liar diperkirakan mencapai 200 ekor dan tersebar di wilayah yang banyak pepohonan, semak dan hutan seperti di kecamatan landasan ulin dan kecamatan banjarbaru utara,” katanya. (T.Pso-128/C/A019/A019) 16-12-2010 21:12:53 NNNN

Copyright © ANTARA

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: