Posted by: genetika21 | 15 December 2010

Malaria Perlu Mendapat Perhatian Bersama 

Analisa, 14 Desember 2010

Terkait penanganan eliminasi malaria dan diseminasi hasil mass blood survey (MBS), Dinas Kesehatan Kota Sabang menggelar dengar pendapat dengan pimpinan daerah dan anggota DPRK setempat serta DPRA Aceh, Jumat (10/12).Walikota Sabang diwakili Asisten I Tata Pemerintahan Drs Zakaria MM mengatakan, penyakit malaria tidak dapat dianggap sebagai masalah kesehatan semata, tetapi harus dilihat sebagai permasalahan serius yang perlu mendapat perhatian secara bersama-sama.Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama, karena sangat mempengaruhi angka kesakitan dan kematian pada bayi, anak balita dan ibu melahirkan serta sering menimbulkan kejadian luar biasa.

“Malaria juga berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi, bahkan berpengaruh pada ketahanan nasional,” katanya.Menyikapi hal itu, pihaknya mengharapkan perlu dilakukan terobosan-terobosan baru agar perkembangan penyakit malaria ini tidak menjadi permasalahan lagi di masa mendatang.Menurutnya, selama ini Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Kesehatan bersama Unicef dan tim eliminasi malaria telah menempuh berbagai upaya dalam rangka pemberantasan penyakit malaria,Beberapa tahun terakhir insidensi malaria di Sabang dikategorikan rendah, maka Pemko Sabang berkeinginan untuk membebaskan penyakit malaria pada tahun 2013 dari seluruh wilayah Kota Sabang.

Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubenrnur Aceh yang tertuang dalam Pergup No.40 tahun 2010 tentang pedoman eleminasi malaria di Aceh, Mengalami PenurunanDikatakan, berdasarkan laporan tim koordinasi eliminasi malaria Kota Sabang angka penderita klinis dan positif malaria mengalami penurunan yang cukup bermakna hingga pada tahun 2007, angka kasus yang dilaporkan sebanyak 144 kasus, dan sampai bulan Agustus 2008 yang terlaporkan 79 kasus dan pada tahun 2010 per 10 Desember yaitu 32 kasus.

Penurunan angka kesakitan ini merupakan hal yang menggembirakan berkat berbagai usaha yang telah dilakukan dinas kesehatan Sabang dengan dukungan berbagai donor, LSM dan mitra kerja lainnya melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan dan pengendalian malaria.”Melalui dengar pendapat ini diharapkan akan memberikan hasil yang baik dan adanya masukan dan saran dalam menjalankan program eliminasi malaria yang terpadu dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan malaria di Kota Sabang “, ujarnya. (kim)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: