Posted by: genetika21 | 14 December 2010

Masyarakat Diminta Waspadai Flu Burung

Koran Tempo, 13 Desember

BANDUNG — Ketua Tim Penyakit Khusus dan Isolasi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Hadi Yusuf, meminta masyarakat mewaspadai ancaman virus flu burung saat musim hujan. “Virusnya senang di udara dan kelembapan musim hujan,” kata Hadi, dua hari lalu.

Menurut Hadi, sejak 2007 jumlah kasus flu burung pada manusia terus menurun. Namun bukan berarti virus H5N1 itu telah lenyap. Di luar negeri, ujar Hadi, ada strain virus flu burung yang menjadi ganas.

“Yang ditakutkan, di Indonesia timbul virus yang lebih ganas yang resisten terhadap Tamiflu,” katanya.

Hadi mengatakan, di RS Hasan Sadikin, Bandung, sendiri hanya 4 dari 13 pasien flu burung sejak 2007 yang berhasil sembuh. “Sisanya meninggal,” ujarnya.

Kasus terbaru flu burung di Bandung terjadi pada pasien Ny K, 21 tahun, yang dirawat sejak 22 November lalu. Pasien tersebut telah pulih setelah dirawat di ruang isolasi RS Hasan Sadikin.

“Sudah sembuh total, virus H5N1-nya sudah tidak ada,” ujar Hadi.

Pulihnya kondisi pasien flu burung tersebut, kata Hadi, karena jenis strain virusnya tidak ganas. Pasien itu juga memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat.

Hadi menyarankan agar siapa pun yang mengalami gejala flu berat hingga sesak napas selama dua-tiga hari memeriksakan diri ke dokter, apalagi jika sebelumnya ada kontak dengan unggas.

Menurut dia, orang masih bisa tertular virus flu burung meski tidak pernah kontak dengan unggas.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: