Posted by: genetika21 | 1 December 2010

Penyakit Hewan Dan Tanaman Harus Diwaspadai

Antara 30 November 2010

Entikong, Kalbar 30/11 (ANTARA) – Penyebaran hama dan penyakit hewan yang menular merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, sehingga perlu diwaspadai dalam menghindari terjadinya wabah di Indonesia dan Kalimantan Barat khususnya.”Upaya yang dilakukan di lapangan oleh pemerintah adalah sebagaimana terwujud dari keseriusan Stasiun Karantina Hewan (SKH) Kelas II Entikong dalam mencegah masuknya hama dan penyakit hewan dari luar negeri khususnya dari Malaysia dengan meningkatkan pengawasan di area PPLB,” kata Kepala Stasiun Karantina Pertanian Entikong Choirul Anam di Entikong Selasa.

Menurut dia, Entikong yang berada di wilayah hukum Kabupaten Sanggau berbatasan langsung dengan negara Jiran Sarawak Malaysia Timur terus di lakukan pengawasan yang ketat oleh Karantina, terutama masuknya produk makanan maupun hewan.Di tempat terpisah Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Fransiskus Ason menyampaikan, yang perlu dijadikan perhatian, Karantina Hewan Entikong harus serius dalam mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit hewan yang terbawa oleh media pembawa penyakit seperti telur ke dalam wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan Barat dan Kabupaten Sanggau.

“Wilayah Provinsi Kalimantan Barat hingga kini masih dinyatakan sebagai daerah yang bebas dari penyakit hewan berbahaya. Berkaitan dengan hal itu, perlu diwaspadai. Apalagi di beberapa provinsi di Indonesia tercatat sejumlah korban meninggal akibat virus flu burung,” jelasnya.Dijelaskan Ason, untuk mencegah virus tersebut masuk ke Kalbar, maka harus dilakukan langkah – langkah antisipasi. Salah satunya adalah memperketat pengawasan arus barang yang bisa menjadi media penyebaran virus flu burung yang masuk lewat PPLB Entikong dari Malaysia.

“Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) menyatakan negara Malaysia yang sekarang lebih makmur dari Negara Indonesia tersebut dinyatakan belum bebas dari penyakit Flu Burung alias Avian Influenza yang beresiko tinggi dapat menular kepada manusia dengan sifanya yang zoonosis,” ingat Ason.Ditegaskan Ason, berkaitan dengan alasan yang cukup kuat dan mendasar tersebut, maka Karantina Hewan Kelas II Entikong mutlak melakukan penolakan, penahanan dan pemusnahan terhadap setiap media pembawa penyakit. Pso-170 (T.pso-170/B/M027/M027) 30-11-2010 14:26:30 NNNN


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: