Posted by: genetika21 | 4 October 2008

Bulan “Continuing Education”

Andi

Pergi keluar negeri buat jalan jalan, urusan kerjaan atau buat sekolah kelihatannya memang menyenangkan, tapi ketika dialami sendiri ternyata tidak se enak yang dibayangkan sebelumnya. Rasa rindu rumah, rindu pasangan kita, anak, orang tua, saudara, dan semua yang ada di negeri sendiri selalu saja ada. Satu atau dua minggu mungkin masih serasa berlibur, tapi kalo lebih dari itu sudah berasa berada di tempat pengasingan.

Gak kerasa sudah 1 bulan andi tinggal di Belanda, dan di hari yang Fitri ini rasa rindu itu semakin gencar. Biasanya saya kumpul makan ketupat plus sambel goreng kentang (plus pete) buatan istri, bareng keluarga dan orang tua, berkunjung ke rumah saudara jauh, silaturahmi lagi dengan temen temen yang sudah lama gak ketemu…sekarang harus dilalui sendiri. Well, gak bener bener sendiri sih, disini juga ada temen temen yang senasib, dimana mereka juga tidak bisa kumpul dengan keluarga lebaran ini. Mereka juga berharap bisa segera pulang ke Indonesia ketemu keluarga mereka.

Kita sesama orang yang senasib disini sering berkumpul, meskipun cuma sekedar ngobrol biasa, gak ada yang penting untuk dibicarakan, saling membantu karena merasa senasib, jarang ribut karena mikir disini hanya sebentar jadi buat apa bikin masalah. Semua orang punya persepsi yang sama sehingga setiap ketemu sering kali keluar pertanyaan “apa kabar”, “ada masalah apa?bisa saya bantu?”, dan pertanyaan serupa yang intinya pengen membantu teman yang sedang kesusahan. Kita juga gak mau temen kita tertinggal pelajaran jadi telat pulang atau tidak bisa pulang ke Indonesia. Kita gak mau temen kita sedih atau susah. Kita yang senasib ini sudah seperti keluarga sendiri. Satu tujuan kita adalah menjalin persahabatan, kekerabatan dan persaudaraan sampai saat kita nanti ketemu lagi di Indonesia. Kadang terlintas dipikiran “mungkin itu lah hidup”. Mungkin ketika semua orang merasa kita hanya hidup di dunia hanya sementara saja, dan semua orang juga senasib dengan kita, rasa saling ingin membantu, persaudaraan, dan kekeluargaan akan sangat kental. Emosi dan ego masing masing akan terjaga karena gak ada yang mau mempermasalahkan hal kecil, segala kesalahan dimaafkan dan dilupakan supaya suasana kembali enak, saling mengingatkan kalau ada yang salah atau lupa dan lain sebagainya. Kita pasti mengkondisikan sebisa mungkin supaya hidup ini nyaman dan berguna buat orang lain karena tau di dunia ini cuma sementara. Pada akhirnya kita akan pulang juga ke tanah kelahiran kita yang sesungguhnya.

Bulan puasa tahun ini meskipun sedih karena jauh dari keluarga tapi tetap berkesan. Satu waktu Himpunan Mahasiswa Indonesia di sini ngadain acara buka puasa bersama di salah satu rumah orang Indonesia yang bekerja di Belanda. Salah satu acaranya adalah ceramah sebelum sholat Taraweh. Penceramahnya orang Belanda, pemimpin komunitas muslim di Utrecht. Kalo di Indonesia denger orang ceramah mungkin biasa, tapi denger bule ceramah dengan sangat fasih menggunakan ayat dan hadits, sangat kagum sekali. Dia membawakan materi mengenai bulan Ramadhan, dia membuat perumpamaan Ramadhan ini sebagai kegiatan “continuing education”. Kita yang sudah bekerja beberapa lama di suatu perusahaan biasanya diberi kesempatan oleh atasan kita untuk meningkatkan kemampuan diri kita dengan pelatihan atau seminar yang bisa meningkatkan kemampuan kita ketika kembali bekerja. Kita belajar program computer baru, up date pengetahuan pengetahuan teknologi terbaru dan lain sebagainya yang bisa memperbaiki kinerja kita. Begitu juga Ramadhan, kita diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk mengasah kembali dan meningkatkan kualitas hidup kita dan memperbaiki diri sehingga kita menjadi pribadi yang lebih baik saat selesai Ramadhan. Semoga kita bisa sukses menjalani bulan “continuing education” ini, dan semoga kita masih diberikan kesempatan untuk mengikuti “Continuing Education” ini tahun depan.

Akhir kata, sebagai manusia biasa, dalam hidup tersakiti dan menyakiti (sengaja atau tidak) pasti pernah kita alami. Manusia memang tempatnya salah dan lupa, sebaik apapun kita menjaga tetap saja mungkin pernah ada yang tersakiti oleh perkataan dan perilaku. Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya menghaturkan permohonan maaf atas segala perilaku dan tutur kata yang kurang berkenan selama ini.

Selamat Hari Raya Iedul Fitri,

Mohon maaf lahir bathin atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah dibuat. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua. Mudah mudahan setelah lebaran ini kita bisa menjadi pribadi yang baru yang lebih baik. Amiin.


Responses

  1. Rindu keluarga??? bo-ong lu ndi.. bukannya lu yg betah kali di kelas ngobrol ama mahsiswi dari Turki itu… btw, tadi dia tanya luh… where is Muhamad,. gue binggung, ternyata muhamad yg dia maksud is eloe… (ayo, mampusss lou…)

  2. waldi cemburu tuh ndi…makannya jangan selingkuh..
    kalian baru jadian sebulan aja dah brantem…
    hwe..hwe…

  3. Tuh kan waldy, bikin urusan aja…

    komen mu itu bang telo…gw dah kering kandang ini, jangan sampe diperpanjang masa kering kandang gara gara komen mu…

    eh, tapi yg turki itu yg duduk depan mu itu kan?yang agak botak?

  4. kering kandang.wah gawat tuh pa.biasanya ga ada rotan korek kuping pun jadi.hati2 wa ah..ternyata bang waldy ma andi memang…berjodoh.wilujeng ah.siapa yang aga botak ndi?

  5. betul tuh de….

    bahkan… kemarin… berita terbaru yang sangat mengejutkan keluar dari mulut bang waldi sendiri….

    mereka ternyata sudah tidur bareng disana…

    sangat sangat mengejutkan….

    eh.. apa emang sudah di prediksi ya..🙂

    piss bro..🙂

  6. ndi yg botak itu bukan dr Turki, setelah aku lacak ternyata dr Irak. Dia itu mirip, di film koleksi bang Boim ya.. benar ga ndi??? Ingat Bontan ga ndi??? Gilee kacamatanya itu mirip banget dg yg di kasetmu….

    Akang Cecep, Ude n vivi, aku n andy masih tahap pdkt. belum tidur bareng… mengingat akang andy masih kering kandang

  7. bang waldy…pokoknya..kami teman2 di indonesia tetap mendukung hubungan cinta kalian…walaupun terlarang…kami teman teman mu yang setia..kami bisa menerima kok…kami berdoa semoga kalian langgeng…amin…
    wek…wek..

  8. Bang Waldy dan Bang Andi….

    selamat menempuh hidup baru….

    tetep ditunggu makan2nya…..
    🙂🙂🙂🙂🙂🙂

  9. akhirnya kalian dpt dukungan juga..jadi dua nih fetty+reza trus andi dan waldy..punten wa aah….

  10. eta si ude…malah ikutan, kl homo juga gw pilih pilih pak…masa sama waldi…yang agak macho sedikit lah…

  11. haild macho ndi!

    jiaaakakkakakk

  12. ha ha…ha…
    kabayang nyak..ml na….hhi…
    ck…ck…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: